Satres Narkoba Polres Indramayu berhasil ringkus 10 Bandar Narkoba, satu diantaranya perempuan

 

Satuan Reserse Narkoba Polres Indramayu, berhasil meringkus 10 bandar narkoba di wilayah hukumnya, 1 diantara ialah seorang wanita yakni, Inisial D Als K, warga Desa Jatimulya Kec. Terisi Kab. Indramayu, Inisial N Als I, Perempuan, warga Desa Pawidean Kec. Jatibarang Kab. Indramayu., DPO Inisial A, Inisial S Als K, warga Desa Kapringan Kec. Krangkeng Kab. Indramayu, DPO Inisial N als C, Inisial A Als S warga Desa Puntang Kec. Losarang Kab. Indramayu, Inisial G Als O warga Desa Puntang Kec. Losarang Kab. Indramayu, Inisial S, warga Keraton Kaprabonan Jl. Lemahwungkuk Kel. Lemahwungkuk Kec. Lemahwungkuk Kota Cirebon, Inisial F Als I , umur 15 tahun, warga Desa Tukdana, Kec. Tukdana Kab. Indramayu. (Sudah tahap P21 / Limpah Kejaksaan dibawah umur), Inisial P, warga Desa Sleman Kec. Sliyeg Kab. Indramayu, Inisial E, warga Desa Tukdana Kec. Tukdana Kab. Indramayu, Inisial A Als C warga Jl. Muara Baru Kel. Penjaringan Kec. Penjaringan Kota Jakarta Utara Provinsi DKI Jakarta.

Kapolres Indramayu AKB M Lukman Syarif mengungkapkan, Mereka ditangkap di 6 lokasi yakni Terisi, Lohbener, Widasari, Krangkeng, Lohbener dan Jatibarang.

“Selain menangkap para tersangka, Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu seberat 101,69 gram, ganja sebanyak 1.074 gram, tembakau sintetis 718,3 gram dan okt sebanyak 28.529 tablet,” Ungkapnya saat usai menggelar press realis di halaman Mapolres Indramayu. Senin, 25/10/2021.

 

 

 

 

Lukman menambahkan, modus para tersangka saat bertransaksi dengan cara langsung atau tempel.

“Ada yang langsung ketemuan, ada juga yang menaruh barang di suatu tempat, lalu diambil oleh si pembeli,” Tambahan.

Untuk itu kata dia mereka dijerat pasal 196 jo pasal 197 undang – undang Republik Indonesia nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan ancaman pidana 5 tahun sampai dengan 20 tahun atau pidana denda 1 m sampai dengan 10 m untuk narkotika jenis sabu pasal 114 ayat (2) dan/atau pasal 112 ayat (2) undang – undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman pidana 4 tahun s/d 20 tahun atau pidana denda 1 m sampai dengan 10 m, untuk tembakau sintetis pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) undang – undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman pidana 4 tahun sampai dengan 20 tahun atau pidana denda 1 m sampai dengan 10 m
Sedangkan untuk ganja pasal 114 ayat (2) dan/atau pasal 111 ayat (2) undang – undang republik indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika ancaman pidana 4 tahun sampai dengan 20 tahun atau pidana denda 1 m s/d 10 m.

 

Aji AP

Comments
Loading...