Kilang Pertamina Balongan Indramayu Meledak, Warga Diminta Tenang

 

Ledakan pipa gas di area kilang Balongan membuat warga sekitar panik, sehingga sebagian besar warga diungsikan ke tempat yang lebih aman, sebagian warga diungsikan di komplek perumahan pertamina Bumi Patra, sedangkan sebagian memilih mengungsi ke tempat saudaranya.

Berdasarkan informasi yang di terima redaksi, ledakan terjadi sekira jam 01.05 wib Senin 29 Maret 2021 dini hari, sebelum ledakan itu terjadi sekira pukul 23.45 wib munggu malam warga Desa Balongan khususnya blok Kosambi melaporkan bau yang menyengat seperti bau LPG 3 Kg.

Lalu pada pukul 12.05 wib beberapa warga Desa Balongan blok Kosambi berinisiatif mendatangi kantor Humas Pertamina RU VI Balongan yang lokasinya tidak jauh dengan maksud menanyakan penanganan bau kebocoran gas yang menimbulkan bau menyengat, setelah dijelaskan oleh petugas yang piket kemudian masyarakat kembali kerumah.

Tak lama usai warga mendatangi kantor RU VI Balongan, warga mendengar ledakan sekira pukul 01.05 wib dini hari sebanyak dua kali yang diduga bersumber dari pipa Gas dan membakar tangki penampung BBM.

Akibat peristiwa itu, sementara 4 orang yang sedang melintasi area tersebut mengalami luka bakar dan sekarang dalam perawatan di RSPP bumi patra Indramayu

Sementara warga masyarakat di sekitar lokasi kilang RU VI Balongan Desa Majakerta dan Desa Balongan khususnya di blok kosambi yang lokasinya dekat dengan sumber kebakaran, khususnya wanita dan anak-anak melakukan evakuasi mandiri ke lokasi yang aman, sedangkan warga Blok Kosambi Desa Balongan ungsikan di Balai Desa Balongan, untuk masyarakat desa Majakerta sendiri sementara mengamankan diri di sanak saudaranya di tetangga desa khususnya wanita dan anak-anak.

Kondisi masyarakat di desa Majakerta dan desa Balongan blok kosambi masih berjaga jaga sambil menunggu himbauan dari Pertamina, pemerintah dan aparat kemanan.

Hingga berita ini dimuat, pihak keamanan dari Kodim 0616/Indramayu dan Polres Indramayu serta unsur lainnya melakukan evakuasi korban yang tekena dampak langsung.

Pihak pertamina sendiri menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang. Sementara aparat keamanan dari TNI dan Polri menutup jalan yang menuju lintasan arah ke area kilang RU VI Balongan, yakni jalan di perempatan Sukaurip Balongan dan pertigaan desa Tinumpuk arah ke jalan kilang.

 

(Aji AP)

Comments
Loading...