Dianggap rugikan warga, proses Lelang Tanah Bengkok Kas Desa Babadan akan Dipolisikan

 

Indramayu, jurnalpelita.com– Warga Desa Babadan Kecamatan Sindang Kabupaten Indramayu mencari keadilan atas permasalahan lelang sewa tanah kas Desa tanah bengkok Desa Babadan yang kini di lelang kembali oleh Kuwu definitif Senin 03/10/2022.

Saat di konfirmasi Kuasa Hukum Warga Desa Babadan Pengacara Toni . SH. MH., mengatakan bahwa dalam pelaksanaan lelang Pada bulan Maret 2021, yang di lakukan Pemerintah Desa Babadan oleh Kepala Desa Pejabat (PJ) Kuwu Babadan Mulyadi, S.IP, sudah melaksanakan lelang sewa garap tanah kas Desa yaitu tanah bengkok Desa Babadan.

Pada waktu lelang di bulan Maret 2021, 11 orang ini ikut lelang sewa garap bengkok di Desa Babadan dan mereka ditentukan sebagai Pemenang lelang dan membayar sewa untuk menggarap sawah tanah bengkok Desa Babadan tersebut per orang mulai dari Rp 12. 000.000 sampai Rp 41.000.000, untuk musim tanam tahun 2021-2022. Dan diberikan surat Izin untuk menggarap oleh PJ Kuwu Babadan Mulyadi.

“Di bawah kepemimpinan Kuwu Sugeng, Pemdes Babadan melakukan lelang tanah bengkok kembali di bulan November 2021, untuk tanah yang sama dan Pemenang lelangnya membayar lagi untuk menggarap sawah tanah bengkok Desa Babadan . Padahal untuk tahun 2021 sudah dilakukan lelang pada bulan Maret 2021 oleh PJ Kuwu Babadan Mulyadi,” terangnya.

Lanjutnya, Akibatnya, 11 orang Pemenang lelang pada masa PJ Kuwu Mulyadi tidak bisa menggarap sawah meski sudah sah sebagai Pemenang lelang, sudah membayar dan sudah memiliki Surat Izin Menggarap. Yang menggarap malah Pemenang lelang kedua di bawah kepemimpinan Kuwu Sugeng.

“11 Februari 2022, laporan hasil Audit Inspektorat Kabupaten Indramayu keluar. Lelang yang dilakukan oleh PJ Kuwu Mulyadi dianggap benar, sesuai dengan peraturan perundang- undangan, baik pelaksanaan, pengelolaan maupun penggunaan uang sewanya, sebagai kuasa hukum dari 11 warga Babadan Kuwu Babadan saya kirim somasi Tat kala somasi ini di abaikan berlanjut untuk pelaporan di polres Indramayu,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi melalui telpon genggamnya, Sugeng selaku Kuwu babadan tidak memberikan jawaban apapun terkait lelang bengkok di desa Babadan kecamatan Sindang kabupaten Indramayu.

Kajen

Comments
Loading...