Detik – detik Proklamasi Para Petani Pemalang

 

Pemalang – Jawa Tengah,- Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke – 77, dilaksanakan diseluruh pelosok wilayah Nusantara, dari Sabang sampai merauke, dimana puncak peringatan lahirnya Negara Nusantara ini, berada di Istana negara Jakarta.

Di Pemalang Jawa Tengah, tepatnya di Desa kebagusan, Kecamatan Ampel gading, ada hal unik berkaitan dengan upacara detik – detik Proklamasi, ratusan warga RT.19 / RW 03 berbondong – bondong menuju area persawahan, di Desa setempat dengan menggunakan baju. Petani, tapi bukan untuk membajak atau menanam padi, ratusan para Petani ini, termasuk anak – anak, bersama pengurus Dewan Pimpinan Daerah Partai keadilan sejahtera ( DPD – PKS ) Kabupaten Pemalang, secara bersama melaksanakan upacara HUT RI KE – 77 di tengah Persawahan, Rabu ( 17 /8 ) kemarin.

 

 

 

 

Kontan saja upacara yang baru dilaksanakan pertama kali ini menarik, animo Masyarakat sekitar untuk melihat, sekaligus mengikuti Upacara secara hidmat.

Romadhan Kaur Kesra Desa Kebagusan, mengatakan dirinya merasa Terharu sekaligus bangga, karena detik detik Peringatan Proklamasi, walau dilaksanakan di tengah Persawahan, akan tetapi tidak mengurangi Hikmad dan makna dari sebuah arti Kemerdekaan, ” saya Bangga selaku, Pemerintah Desa, punya Warga yang mengisi HUT RI dengan kreasi yang unik ” katanya.

Dewan Pimpinan Ranting ( DPRA ) PKS Desa Kebagusan Sodikin, menjadi Pemimpin upacara dalam acara tersebut, para petugas dan peserta upacara dari para warga Petani Desa Kebagusan, juga terlihat anak. – anak mengikuti juga, para petugas mengenakan kaos bertuliskan ” Aku bangga menjadi Petani “.

Ketua ranting PKS Sodikin mengatakan, upacara yang baru kali ini dilaksanakan di areal persawahan tersebut, sebagai bentuk rasa cinta terhadap tanah air dan kewajiban warga negara, untuk selalu mengenang dan menghormati para Pahlawan pendirii bangsa, yang di apresiakan dalam upacara peringatan HUT RI KE -77 tahun ini, walaupun di terik panasnya matahari, di tengah – tengah sawah

 

(Rgl – 74 )

Comments
Loading...