CLOSE ADS
CLOSE ADS

14.2.26 , , , ,


Jurnalpelita - Dalam rangka memperkuat sinergi dan menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu menggelar kegiatan memancing bersama di Area Perikanan Sarana Asimilasi dan Edukasi "Arumanis" Lapas Indramayu, Jumat (13/02/2026). 

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran Lapas Indramayu, Kodim 0616/Indramayu, Polres Indramayu dan Rekan Media Pokja Lapas Indramayu. Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyatakan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan semata, melainkan sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarinstansi.

"Tujuan dari kegiatan ini yang pertama tentunya meningkatkan silaturahmi, terutama dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah," ujar Berthoni di sela-sela kegiatan.

Lebih lanjut, Fery menekankan pentingnya kolaborasi antara pihak Lapas dengan berbagai mitra strategis. Menurutnya, keberhasilan Lapas dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat tidak lepas dari dukungan penuh TNI, Polri, serta rekan-rekan media.

"Tujuan kedua adalah meningkatkan sinergitas Lapas Kelas IIB Indramayu dengan mitra-mitra, baik rekan media, Polri, TNI, dan pihak-pihak lain yang selama ini telah bekerja sama dan membantu kami dalam melaksanakan pelayanan kepada warga binaan maupun masyarakat luas," tambahnya.

Berbeda dengan perlombaan memancing pada umumnya, acara kali ini dikemas dengan konsep yang sangat santai dan penuh kekeluargaan. Tidak ada trofi atau hadiah mewah yang diperebutkan, karena nilai utama yang ingin dicapai adalah kebersamaan.

"Untuk perlombaan saat ini tidak ada hadiah. Ini hanya sebatas kita bertemu dan melaksanakan silaturahmi. Harapannya tentu dapat ikan sebanyak-banyaknya saja," pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di lingkungan Lapas serta memperluas keterbukaan informasi publik melalui sinergi dengan media.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Humas Lapas

14.2.26 ,


Jurnalpelita - Indramayu – Peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang dijadwalkan pada 21 Februari 2026, dimajukan menjadi Sabtu, 14 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil agar momentum kepedulian lingkungan tetap terasa kuat menjelang bulan Ramadan. Sabtu, 14/2/2026

Kegiatan yang berlangsung di sepanjang jalan pahlwan Indramayu ini dipenuhi semangat dan melibatkan berbagai pihak, di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), komunitas Indramayu Walker, Tim Sanda, serta dukungan penuh dari LPK Kaina Indonesia dan LPK Osin. Ratusan masyarakat Indramayu turut hadir dan ambil bagian dalam aksi nyata peduli lingkungan.

Acara diawali dengan kegiatan jalan sehat sambil memungut sampah di sepanjang rute yang telah ditentukan. Konsep “sehat sambil bersih” ini menjadi daya tarik tersendiri karena memadukan olahraga dengan aksi sosial yang berdampak langsung bagi lingkungan.

Tak hanya itu, momen HPSN tahun ini juga diramaikan dengan launching produk sabun ramah lingkungan Eco Engine, hasil inovasi pengolahan yang mendukung gerakan pengurangan limbah. Sebagai bentuk apresiasi, panitia juga membagikan doorprize kepada peserta yang telah menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan.

Penggerak Bank Sampah Rumah Hijau, Amalia, menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terus meningkat dari waktu ke waktu.

“Alhamdulillah, nasabah Bank Sampah Rumah Hijau setiap bulan terus bertambah sedikit demi sedikit. Sekarang sudah hampir 60 nasabah. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat mulai tumbuh,” ujar Amalia.

Ia juga menjelaskan bahwa saat ini Bank Sampah Rumah Hijau masih bekerja sama dengan bank sampah lain yang telah lebih dulu memproduksi bahan hasil pemilahan sampah menjadi produk bernilai guna.

“Peran kami saat ini membantu memilah, mengedukasi, dan mensosialisasikan kepada masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi agar hasil pemilahan bisa lebih maksimal dan memberi manfaat ekonomi,” tambahnya.

Menurut Amalia, perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah memang tidak bisa instan. Dibutuhkan proses, konsistensi, dan keterlibatan bersama.

“Harapannya semakin banyak warga yang rajin memilah sampah dari rumah. Tidak ada yang langsung jadi, tidak ada yang instan bersih. Semua butuh proses dan kerja sama,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan kepedulian yang terus tumbuh, peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Indramayu tahun ini menjadi bukti bahwa gerakan kecil yang dilakukan bersama dapat membawa dampak besar bagi lingkungan.

Menjelang Ramadan, pesan yang dibawa pun semakin kuat: menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi gerakan bersama demi Indramayu yang lebih hijau dan berkelanjutan. 


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

14.2.26 ,


Jurnalpelita - Sebanyak 700 peserta didik LPK Kaina Indonesia turun langsung dalam aksi bersih sampah memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang mengusung tema “Jalan Sehat Pungut Sampah”. Kegiatan yang dipusatkan di Rumah Hijau, Ruko Cluster Sultan, dan diikuti dengan penuh antusias oleh para calon pekerja yang akan diberangkatkan ke Jepang.

Direktur LPK Kaina Indonesia, Teguh Adi Koesoemah Putra, menegaskan bahwa persoalan sampah bukan sekadar aktivitas memungut dan membersihkan lingkungan, tetapi menyangkut perubahan pola pikir masyarakat dalam memperlakukan sampah.

“Sampah itu merupakan sebuah fenomena dan pemecahannya bukan hanya sekadar kita memungut. Perlu mereset pola pikir masyarakat. Artinya mereka harus tahu bahwa tidak dibenarkan membuang sampah sembarangan, apalagi dengan sengaja,” ujar Teguh.

Menurutnya, pelibatan ratusan peserta didik dalam kegiatan tersebut memiliki tujuan edukatif yang kuat. Seluruh peserta merupakan calon pekerja yang tengah dipersiapkan untuk bekerja di Jepang. Melalui kegiatan ini, mereka ditanamkan kedisiplinan serta kesadaran lingkungan sejak dini sebagai bagian dari pembentukan karakter sebelum berangkat ke luar negeri.

Teguh menjelaskan, sistem pengelolaan sampah di Jepang sudah sangat tertata, mulai dari pemisahan, pembuangan, hingga proses daur ulang yang disiplin dan terstruktur. Ia berharap pengalaman bekerja selama 3–5 tahun di Jepang nantinya dapat membentuk karakter peserta agar terbiasa hidup bersih dan tertib.

“Di Jepang itu pola daur ulang, pembuangan, dan pemisahan sampahnya sudah tersistem. Harapan saya, mereka nanti setelah bekerja dan kembali ke Indonesia, sudah terbiasa dengan pola hidup bersih dan bisa menerapkannya di sini,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, LPK Kaina Indonesia juga bekerjasama Rumah Hijau Sindang, salah satu bank sampah di Kecamatan Sindang. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengelolaan sampah botol minuman yang dikumpulkan selama kegiatan berlangsung untuk kemudian diproses dan didaur ulang agar memiliki nilai guna.

“Konsumsi botol minuman di masyarakat cukup tinggi. Maka botol-botol itu kami tampung melalui bank sampah untuk diproses kembali agar memiliki nilai guna,” jelas Teguh.

Selain melibatkan peserta didik, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari elemen masyarakat dan sejumlah lembaga yang memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan. Aksi jalan sehat sambil memungut sampah tersebut menjadi simbol gerakan kolektif untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Teguh berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi program berkelanjutan yang mampu membangun budaya disiplin dalam pengelolaan sampah di tengah masyarakat.

“Ke depan, kegiatan seperti ini perlu program yang menyeluruh agar masyarakat benar-benar taat membuang sampah pada tempatnya. Karena sebagian fenomena alam seperti banjir dan tanah longsor salah satunya dipicu oleh ketidakteraturan dalam membuang sampah,” tegasnya.

Ia optimistis, dengan pembiasaan sejak masa pelatihan serta pengalaman bekerja di Jepang, para peserta LPK Kaina Indonesia akan menjadi agen perubahan ketika kembali ke tanah air, membawa budaya disiplin dan kepedulian lingkungan untuk diterapkan di Indonesia.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

13.2.26 ,


Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi warga binaan. Melalui program Jemput Bola Layanan Kesehatan (Jempol YanKes), jajaran Klinik Pratama Lapas Kelas IIB Indramayu secara langsung mendatangi blok hunian untuk memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat (13/02/2026),di Angin-angin Blok A, ini menjadi langkah konkret dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada warga binaan tanpa harus menunggu mereka datang ke klinik.

Tim kesehatan melakukan pemeriksaan menyeluruh, mulai dari pengecekan tanda-tanda vital, wawancara terkait keluhan yang dirasakan, hingga pemberian obat sesuai indikasi medis. Jika ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, dilakukan observasi lanjutan dan rujukan ke fasilitas kesehatan di luar lapas apabila diperlukan. Kegiatan berlangsung dengan pengawasan jajaran pengamanan dan dalam situasi aman, tertib, serta kondusif.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menegaskan bahwa program Jempol YanKes merupakan bentuk komitmen pemasyarakatan dalam memberikan pelayanan prima, khususnya di bidang kesehatan.

“Kesehatan warga binaan adalah prioritas kami. Melalui program jemput bola ini, kami ingin memastikan setiap warga binaan mendapatkan akses layanan kesehatan secara cepat dan tepat. Deteksi dini sangat penting agar gangguan kesehatan dapat segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kondisi yang lebih serius,” kata Berthoni.

Ia menambahkan, pelayanan kesehatan yang optimal merupakan bagian dari upaya pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Dengan kondisi kesehatan yang terjaga, proses pembinaan di dalam lapas dapat berjalan lebih efektif.

Ke depan, Lapas Kelas IIB Indramayu akan terus melakukan pemantauan lanjutan terhadap warga binaan yang memiliki keluhan kesehatan serta melaporkan hasil kegiatan kepada pimpinan sebagai bentuk akuntabilitas dan evaluasi program. Melalui inovasi Jempol YanKes, Lapas Indramayu berupaya menghadirkan pelayanan yang responsif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan warga binaan.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pokja

13.2.26 ,


Jurnalpelita - Selama bulan suci ramadhan tahun 2026, pelayanan Lapas Kelas IIB Indramayu baik keluarga binaan maupun masyarakat tetap dilaksanakan, di antaranya pelayanan informasi dan kunjungan.

Sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Lapas Indramayu Fery Berthoni menuturkan, bahwa jadwal kunjungan tetap berlaku namun berbeda dengan hari biasa.

"Hanya saja selama ini kan pelayanan kunjungan dari hari Senin sampai Kamis full untuk kunjungan tatap muka, Namun di bulan suci Ramadan, jenis kunjungan dibagi dua," Tuturnya. Jumat. 13/2/2026.

Ia menuturkan pada jadwal pagi, pelayanan kunjungan dilakukan tatap muka, dan untuk sesi dua yaitu sore, dari jam dua sampai jam empat (14:00 - 16:00), hanya untuk penitipan makanan.

"Tujuannya adalah meskipun keberadaannya masih di dalam, warga binaan dapat merasakan masakan dari keluarganya masing-masing melalui layanan titipan makanan untuk berbuka puasa," Paparnya

Ia menjelaskan bahwa Pelayanan tersebut dilakukan setiap hari Senin sampai dengan Kamis. Sedangkan untuk hari Jumat, Sabtu dan Minggu-nya tidak ada jadwal.

"Untuk hari libur seperti biasa, masih sama." Pungkasnya.


Pena  
 By.
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP

13.2.26 ,


Jurnalpelita - Komandan Kodim 0616/Indramayu Letkol Arm Tulus Widodo, SE., M.Han., mendampingi Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.IP., M.I.P., M.Han., menghadiri kegiatan launching peresmian operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ground breaking serta peresmian gudang ketahanan pangan oleh Presiden RI yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting. Kegiatan berlangsung di Polres Indramayu, Desa Larangan, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, Wakapolda dari Polda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid A.B., S.I.K., M.Hun., M.S.M., unsur Forkopimda, tokoh agama, serta undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut, Danrem 063/Sunan Gunung Jati yang mewakili Pangdam III/Siliwangi menyampaikan dukungan terhadap program pemerintah dalam penguatan ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat melalui operasional SPPG. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menekan angka stunting.

Tokoh agama KH. Syairoji Bilal menyampaikan rasa bangga atas hadirnya SPPG sebagai bentuk pengamalan nilai Pancasila serta upaya pemerataan kesejahteraan masyarakat. Sementara Wakapolda Jawa Barat menegaskan bahwa program SPPG merupakan bagian dari Program Makan Bergizi Gratis guna menciptakan generasi sehat, produktif, dan berkualitas.

Wakil Gubernur Jawa Barat menambahkan bahwa keberadaan SPPG menjadi simbol sinergitas antara pemerintah, aparat, dan masyarakat dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia dan ketahanan pangan daerah.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian bantuan sosial secara simbolis kepada 10 penerima manfaat yang terdiri dari relawan, ibu hamil, serta pelajar.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Pendim

13.2.26 ,


Jurnalpelita - INDRAMAYU – Unit Resmob Sat Reskrim Polres Indramayu Polda Jabar berhasil meringkus dua pria spesialis pencurian dengan kekerasan (curas) alias jambret perhiasan. Kedua pelaku diketahui telah meresahkan warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, melalui Kasat Reskrim Polres Indramayu, AKP Muchammad Arwin Bahar, mengungkapkan identitas kedua pelaku yakni MA (25) yang berperan sebagai joki dan S (33) sebagai eksekutor. 

Keduanya diringkus petugas pada Selasa malam (10/2/2026) sekitar pukul 21.50 WIB.

AKP Muchammad Arwin Bahar menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari laporan Kirsem (66), seorang ibu rumah tangga asal Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. Peristiwa kelam itu terjadi Kamis pagi (29/1/2026).

Saat itu, korban sedang menjemur pakaian di samping rumahnya. Tiba-tiba, ia didatangi pelaku yang berpura-pura menanyakan alamat. Secara kilat, pelaku menarik paksa kalung emas seberat 7,610 gram milik korban dan langsung kabur menuju temannya yang sudah bersiaga di pinggir jalan menggunakan sepeda motor.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil mencapai Rp 11.795.000," ujar AKP Muchammad Arwin Bahar, Jumat (13/2/2026).

Setelah penyelidikan intensif, Unit Resmob berhasil mengidentifikasi dan menciduk kedua orang tersebut. Dari hasil interogasi awal, pelaku MA mengakui telah beraksi sebanyak lima kali di lokasi berbeda, meliputi Kecamatan Kedokanbunder, Lelea, Jagapura, Kertawinangun, hingga Kandanghaur.

Sementara itu, pelaku S mengaku telah melancarkan aksi serupa sebanyak dua kali di wilayah Kecamatan Kandanghaur dan jalur Pantura. Dalam setiap aksinya, para pelaku selalu mengandalkan sepeda motor untuk mempermudah pelarian usai merampas perhiasan korban.

Emas hasil jarahan tersebut biasanya dijual kepada penadah dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 9,5 juta. Selain menangkap dua orang terduga pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa dua unit ponsel milik pelaku, serta pakaian dan sandal yang digunakan saat beraksi di wilayah Kecamatan Kandanghaur.

Kini, kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Indramayu untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut guna mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

“Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110,” ujar AKP Tarno.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Humas Polres Indramayu

12.2.26


Jurnalpelita - Pengurus dan anggota Jabar Bergerak di Kabupaten Indramayu resmi dikukuhkan oleh Atalia Praratya yang merupakan ketua Umum sekaligus Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI). Kamis, 12/2/2026.

Dalam kesempatan itu Atalalia menyampaikan bahwa Dengan hadirnya Jabar Bergerak di Kabupaten Indramayu diharapkan mampu memberikan kebermanfaatan yang dirasakan oleh masyarakat. Ia menegaskan bahwa kebaikan itu tidak boleh berhenti.

"Jabar Bergerak ini adalah sebuah organisasi kemasyarakatan yang inklusif ya. Dalam arti semua orang diperbolehkan untuk bergabung," Tuturnya.

Ia menegaskan bahwa dalam wadah ini Tidak ada warna partai apapun. Namun yang paling penting adalah bagi yang ingin bergabung punya niat untuk berbagi kebaikan untuk masyarakat.

"Kami tidak menggunakan dana APBD, kami juga tidak menggunakan dana yang berkaitan dengan kepemerintahan. Yang kami lakukan adalah kolaborasi selama ini dengan pemerintah, termasuk dengan masyarakat dan juga dengan berbagai instansi. Oleh karenanya, kami terus ingin menghadirkan kebermanfaatan itu," Tegasnya.

Dalam hal ini me-refresh kembali dengan adanya ketua baru. Ia berharap bahwa kebaikan itu akan terus bisa semakin solid dan semakin bisa terasa manfaatnya bagi 31 kecamatan di seluruh Kabupaten Indramayu itu.

"Jadi sejauh ini kami memang fokus terkait dengan sosial kemanusiaan, Jadi di kami itu ada lima bidang. Di bidang ini ada agama, ada sosial dan kebencanaan, kemudian ada pendidikan, kemudian juga ada kesehatan lingkungan, dan juga ada kuliner dan pariwisata," Paparnya.

Ia berharap bahwa apa yang bisa dihadirkan adalah bisa bermitra dengan pemerintah, kemudian dengan adanya kepemimpinan yang baru, mampu untuk memberikan warna tersendiri bagi jejak kebaikan yang dihasilkan.

Sementara dalam kesempatan yang sama, Rida Hoeriyah selaku ketua Jabar Bergerak Kabupaten Indramayu menyampaikan bahwa Jabar Bergerak Indramayu benar-benar bisa berkontribusi dengan nyata untuk masyarakat Indramayu. "Seperti tadi adalah ambulance, itu pertama kali langkah kami agar semua masyarakat Indramayu semakin bisa-bisa memanfaatkan fasilitas yang ada," Jelasnya.


Selain itu kata dia, Jabar Bergerak juga Sadar Ketika Terjun di Lapangan, ada beberapa yang tidak masuk dalam daftar-daftar bantuan.

"Nah, itulah bagi kami untuk bisa memasukkan. Mudah-mudahan dengan hadirnya Jabar Bergerak Indramayu bisa berkontribusi nyata dan mohon dukungannya," Pungkasnya.


Pena  
 By.
Aji Adam
Editor
By.
Aji Adam
Foto/Video
By.
Aji Adam

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget