Indeks
CLOSE ADS
CLOSE ADS

8.2.26 , ,


Jurnalpelita - Anggota DPRD Kabupaten Indramayu sekaligus Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ruswa, M.Pd.I, melaksanakan kunjungan silaturahmi dalam rangka Masa Persidangan I Tahun 2026 di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Sabtu (7/2/2026).

Kunjungan tersebut dimanfaatkan sebagai ajang dialog langsung bersama masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi dan keluhan yang berkembang di tengah warga. Salah satu aspirasi utama yang mengemuka adalah harapan masyarakat terhadap kemudahan akses lapangan pekerjaan, khususnya di kawasan industri yang ada di Kabupaten Indramayu.

Warga Desa Terusan menilai, keberadaan kawasan industri seharusnya memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja. Namun pada kenyataannya, masih banyak warga sekitar yang merasa kesulitan untuk dapat bekerja di sektor industri tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, masyarakat Desa Terusan menyampaikan sejumlah aspirasi, salah satunya terkait harapan kemudahan akses lapangan pekerjaan di kawasan industri yang ada di Kabupaten Indramayu. Warga menilai, hingga kini kesempatan kerja bagi masyarakat lokal masih dirasakan terbatas.

Salah seorang warga Desa Terusan, Sutrisno, mengungkapkan bahwa banyak pemuda setempat yang belum terserap bekerja di kawasan industri meskipun lokasinya relatif dekat dengan wilayah tempat tinggal mereka.

“Kami berharap anak-anak muda di sini bisa diprioritaskan untuk bekerja di kawasan industri Indramayu. Jangan sampai industri ada di daerah sendiri, tapi masyarakat sekitarnya justru tidak bisa masuk,” ujar Sutrisno.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Siti Aminah, yang berharap adanya keterbukaan informasi serta kemudahan proses rekrutmen tenaga kerja bagi warga lokal.

“Kadang kami tidak tahu informasi lowongan kerja dari pabrik-pabrik itu. Kalau ada akses yang jelas dan dibantu pemerintah, tentu sangat membantu warga,” tuturnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. Ruswa yang dikenal sebagai sosok anggota DPRD yang ramah dan dekat dengan masyarakat, menyampaikan bahwa persoalan ketenagakerjaan memang menjadi perhatian serius dan harus dicarikan solusi bersama.

“Keberadaan kawasan industri di Indramayu semestinya menjadi peluang besar bagi masyarakat sekitar. Akses lapangan kerja bagi warga lokal harus dipermudah dan diperjuangkan,” ujar Ruswa di hadapan warga.

Ia menjelaskan bahwa DPRD, khususnya melalui Fraksi PKS, akan mendorong pemerintah daerah agar lebih tegas dalam membuat regulasi dan kebijakan yang berpihak pada masyarakat lokal, termasuk soal prioritas tenaga kerja daerah dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

“Selain mendorong kebijakan yang berpihak pada warga lokal, tentu peningkatan keterampilan dan pelatihan kerja juga sangat penting. Ini agar masyarakat kita benar-benar siap dan memiliki daya saing untuk masuk ke dunia industri,” jelasnya.

Ruswa menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat Desa Terusan akan dicatat dan dibawa ke forum DPRD untuk ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan lembaga legislatif.

Kegiatan silaturahmi tersebut warga berharap melalui kunjungan reses ini, suara dan harapan mereka dapat benar-benar diperjuangkan. Sehingga kehadiran kawasan industri di Indramayu dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat setempat.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

8.2.26 ,


Jurnalpelita - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ono Surono, ST, menggelar kegiatan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di Hotel Prima Indramayu, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas dan fungsi DPRD Provinsi Jawa Barat dalam memastikan jalannya pemerintahan daerah berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta berpihak pada kepentingan masyarakat.

Ono Surono yang juga merupakan legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar XII yang meliputi Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon, menegaskan pentingnya pengawasan sebagai instrumen untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, serta efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, Ono Surono, menyampaikan bahwa DPRD memiliki peran strategis untuk memastikan setiap kebijakan dan penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. 

“Pengawasan ini bertujuan agar pelaksanaan pemerintahan dan penggunaan anggaran di tahun 2026 berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel, sehingga pembangunan di daerah benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Ono Surono.

Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara wakil rakyat dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menyerap masukan, aspirasi, serta evaluasi terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah.

Melalui kegiatan pengawasan ini, diharapkan sinergi antara DPRD Provinsi Jawa Barat dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Ono Surono, berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini Visi Jawa Barat bisa terlaksana dengan baik yaitu Lembur di Urus, Kota di Tata, dan Jabar istimewa.

Yang Arti dan Penjabaranya dari Visi  Lembur di urus yaitu Desa di urus, Untuk itu Pemerintah Provinsi Jawa Barat Harus Aktif Sehingga Seluruh desa di Jawa Barat bisa berdaya maksimal, karena persoalan apapun di pemerintahan berawal dari desa karena desa merupakan pemerintahan yang paling bawah.

Untuk itu, Ia berharap nanti akan ada pelatihan -pelatihan yang dilaksanakan untuk operator desa di  seluruh desa di Jawa Barat. 

Serta untuk Pembangunan infrastruktur di desa Jalan -jalannya bisa terbangun dengan baik dengan kualitas yang bagus yang bersumberkan dari anggaran Provinsi Jawa Barat. Ungkapnya.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet

6.2.26 , ,


Jurnalpelita - Wakil Ketua DPRD Kabupaten IndramayuH. Sirojudin, S.Ip., M.Si, melaksanakan kunjungan kerja reses Masa Persidangan I Tahun 2026 di Blok Celo, Desa Lohbener, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Senin (6/2/2026). Reses ini dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi, terutama persoalan saluran irigasi dan pelayanan jaminan kesehatan BPJS.

Politisi PDI Perjuangan mengungkapkan, sebagian besar aspirasi warga masih didominasi kebutuhan dasar, khususnya infrastruktur pertanian. Menurutnya, permasalahan saluran air menjadi prioritas utama yang harus segera ditangani.

“Kalau menurut saya, saluran air ini harus didahulukan. Percuma jalan dibangun bagus, tapi air masih menggenang. Ini yang dikeluhkan warga Blok Celo dan sekitarnya,” ujar Sirojudin saat berdialog dengan masyarakat.

Selain irigasi, Sirojudin juga menyoroti serius pemangkasan anggaran BPJS Kesehatan yang dinilai berdampak langsung terhadap masyarakat kecil. Ia menyebut, anggaran Universal Health Coverage (UHC) Indramayu mengalami penurunan signifikan.

“Di tahun 2025 anggarannya sekitar Rp200 miliar, sekarang tinggal sekitar Rp56 miliar. Artinya turun drastis, hanya seperempatnya. Kalau sebelumnya sekitar satu juta warga tercover BPJS, sekarang tinggal sekitar 250 ribu. Ini miris, seolah-olah orang miskin tidak boleh sakit,” tegasnya.

Ia mengaku kekhawatiran tersebut juga menjadi bahan diskusi internal DPRD dalam beberapa waktu terakhir. Untuk itu, DPRD Indramayu, khususnya Komisi II, berencana memanggil Dinas Kesehatan dan pihak BPJS Kesehatan guna memperjelas duduk persoalan pemotongan anggaran tersebut.

“Kami melalui Komisi II akan undang Dinas terkait dan BPJS. Ini pemotongan kewenangan pusat atau daerah? Harus jelas supaya tidak saling menyalahkan,” kata Sirojudin.

Sirojudin juga mengungkapkan, secara umum APBD Indramayu justru mengalami kenaikan, termasuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang meningkat dari kisaran Rp600–700 miliar menjadi sekitar Rp900 miliar. Menurutnya, kenaikan tersebut seharusnya bisa dimaksimalkan untuk melindungi sektor kesehatan masyarakat.

“Kalau Rp200 miliar itu bisa dicover untuk kesehatan, masyarakat pasti lebih tenang. Sekarang ini warga jadi gaduh, bahkan tadi ada ibu-ibu yang mengeluh karena kuota BPJS-nya terkena dampak pemotongan,” ujarnya.

Pena  
 By.
Adam P
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.
Adam P

5.2.26 , ,


Jurnalpelita - Aktivitas galian tanah di Desa Losarang, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu yang sempat menggegerkan warga sekitar menemukan titik terang.

Sebelumnya beredar kabar bahwa pihak pemerintah Desa Losarang dituding melakukan jual beli tanah milik pertamina, bahkan sempat menyeret Nama Babinsa Desa tersebut. Namun tuduhan itu dibantah oleh Kepala Desa Losarang dan Babinsa Desa setempat. 

Saat dimintai keterangan, Kuwu Desa Losarang Arifin menyampaikan, bahwa Tanah tersebut diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat Desa Losarang itu sendiri, Arifin Menuturkan bahwa penggalian tanah milik pertamina tersebut bukan untuk dijual belikan ke pihak manapun, namun digunakan untuk pembangunan lapangan voli.

"Saya menggali lumpur pada tanah milik pertamina untuk mengurug lahan sarana olahraga yang terletak di Desa Losarang," Katanya saat melakukan konferensi pers. Kamis, 5/2/2026.

Selain itu kata Kuwu Arifin, pengambilan lumpur tersebut sekaligus untuk normalisasi balong pertamina. Ia menjelaskan bahwa aktivitas tersebut untuk kepentingan masyarakat sekitar. Arifin menegaskan bahwa aktivitas tersebut tidak merusak fasilitas pertamina.

"Ini inisiatif saya sendiri, jadi saya tidak melakukan jual beli tanah tersebut," Tegasnya.

Sementara, dalam kesempatan yang sama, Serda M. Ananto selaku Babinsa Desa Losarang menyatakan bahwa kabar dirinya terlibat aktivitas jual beli tanah pertamanina tersebut tidak benar. Ia menegaskan bahwa dirinya sebagai babinsa sifatnya hanya monitoring segala kegiatan yang kaitanya dengan desa binaan (Desa Losarang).

Ia menyebut, bahwa galian tanah di Desa binaannya diperuntukan untuk kegiatan pengurugan lahan Pertamina yang akan digunakan untuk menggantikan sarana Olah Raga (Lapangan Voli).

"Karena lapangan yang sebelumnya digunakan kepentingan masyarakat yaitu untuk pembangaunan KDMP yang letaknya dibalakang Kantor Balaidesa Losarang," Tegasnya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan galian tanah pertamina tersebut sepenuhnya inisiatif dan tanggung jawab Arifin sebagai Kuwu Desa Losarang.

"Bapak Arifin selaku Kuwu Desa Losarang sudah melakukan klarifikasi bersama Stakeholder Terakit," Pungkasnya.


Pena  
 By.
Editor
By.
Adam P
Foto/Video
By.

5.2.26 ,


Jurnalpelita - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pada Kamis (05/02/2026), Lapas Indramayu melaksanakan kegiatan Jemput Bola Layanan Informasi terkait Remisi, Asimilasi, Cuti Mengunjungi Keluarga (CMK), Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Menjelang Bebas (CMB), dan Cuti Bersyarat (CB) kepada Warga Binaan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan layanan informasi secara langsung kepada Warga Binaan, sekaligus memastikan terpenuhinya hak-hak mereka sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan wujud komitmen jajaran Lapas dalam memberikan pelayanan yang transparan, akuntabel, dan humanis.

“Melalui layanan jemput bola ini, kami ingin memastikan seluruh Warga Binaan memahami hak-haknya, mulai dari syarat, mekanisme, hingga tahapan proses remisi dan program integrasi. Dengan informasi yang jelas, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman dan proses berjalan lebih tertib,” ujar Berthoni.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan memberikan penjelasan secara tatap muka, membuka ruang konsultasi langsung, serta menjawab berbagai pertanyaan dari Warga Binaan terkait pengusulan dan prosedur administrasi.

Berthoni menambahkan, inovasi ini tidak hanya meningkatkan pemahaman Warga Binaan, tetapi juga memperkuat kepercayaan terhadap institusi pemasyarakatan. 

“Ke depan, kegiatan ini akan terus kami evaluasi dan kembangkan agar pelayanan pemasyarakatan semakin prima dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi,” pungkasnya.

Melalui langkah ini, Lapas Kelas IIB Indramayu menegaskan komitmennya dalam mewujudkan layanan pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan berkeadilan.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Internet

5.2.26 ,


Jurnalpelita - Indramayu – Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia terkait pelaksanaan gotong royong kebersihan lingkungan, TNI, Polri, Forkopimcam Kecamatan Cikedung bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Karya Bakti pengangkutan sampah di TPS Pasir Angin, Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung.

Kegiatan karya bakti tersebut dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur, di antaranya Forkopimcam Cikedung, Brigif 34/CB, Yonif TP 889/GW serta masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi penumpukan sampah serta menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Cikedung, Bapak Dadang Supriatna, S.IP., M.Si., beserta 7 orang anggota. Selain itu hadir pula Danramil 1613/Terisi Kapten Inf Asep Mulyana beserta 7 anggota, Kapolsek Cikedung IPTU Anang beserta 5 anggota, Dandenma Brigif TP 34/CB Kapten Inf Khaerul Huda, Dankima Yonif TP 889/GW Kapten Inf Darsono beserta 100 anggota, Kuwu Desa Cikedung Bapak Kasli, Kepala UPTD Kebersihan Losarang Bapak H. Koriin, serta masyarakat sekitar kurang lebih 50 orang.

Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan mengangkut dan membersihkan sampah yang menumpuk di TPS Pasir Angin. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat ini merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kapten Inf Asep Mulyana mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar membersihkan sampah, tetapi juga mempererat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. “Melalui gotong royong seperti ini, kita membangun rasa kepedulian dan kebersamaan. Harapan kami, kegiatan ini dapat menjadi motivasi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama,” tuturnya.

Camat Cikedung, Dadang Supriatna menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan karya bakti tersebut. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan karya bakti ini, diharapkan kondisi lingkungan di wilayah Desa Cikedung menjadi lebih bersih dan sehat serta mampu mendorong masyarakat untuk terus menerapkan budaya gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

4.2.26


Jurnalpelita - Indramau,- Kegiatan Musyawarah Wilayah (Muswil) X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Provinsi Jawa Barat menjadi momentum penting bagi PPP Jawa Barat dalam melakukan regenerasi kepemimpinan, konsolidasi struktur partai, serta perumusan strategi pemenangan pemilu di tingkat daerah.

Kali ini, Kegiatan yang digelar selama dua hari, Yakni Selasa-Rabu, 3-4 Februari 2026, dilaksanakan di Swiss-Bellin Hotel, Kabupaten Indramayu. Rabu, 4/2/2026.

Dalam kesempatan itu, Plt. Sekertaris DPW PPP Jawa Barat, H. Cecep Supriyanto yang akrab disapa Gus Yanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan jalannya Muswil.

“Alhamdulillah, kegiatan berjalan dengan baik dari awal hingga akhir tanpa kendala apa pun,” kata Gus Yanto.

Dalam hal ini, Gus Yanto berharap dalam formatur yang telah ditetapkan pada Muswil X mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan kebijaksanaan, khususnya dalam menyusun kepengurusan DPW PPP Jawa Barat ke depan.

“Kita berharap formatur yang telah dipilih melalui forum musyawarah ini bisa amanah, jernih, dan bijak dari hati nurani yang paling dalam dalam memotret kader-kader terbaik Jawa Barat, baik untuk posisi ketua, sekretaris, bendahara, maupun pengurus lainnya,” tuturnya.

Menurutnya, hasil kerja formatur yang arif dan objektif akan menjadi kunci dalam membesarkan PPP di Jawa Barat. Untuk itu Ia menekankan bahwa pentingnya kebijaksanaan dan keadilan dalam mengakomodasi seluruh potensi kader.

“Jika formatur memotret secara bijak dan arif, insyaallah PPP Jawa Barat akan semakin besar dan kuat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Gus Yanto juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PPP H. Muhammad Mardiono dan K.H. UU Ruzhanul Ulum yang telah mengemban amanah sebagai Plt. Ketua DPW PPP Jawa Barat. Ia berharap kepemimpinan tersebut dapat terus berlanjut secara definitif.

“Semoga kita doakan bersama, Pak UU bisa terpilih kembali menjadi pimpinan definitif. Namun apa pun hasilnya, baik itu formatur maupun pengurus, kita semua tunduk dan patuh kepada pimpinan tertinggi partai,” tegasnya.

Nampak hadir pada Muswil X PPP Jawa Barat sejumlah tokoh penting partai, di antaranya Ketua Umum DPP PPP H. Muhammad Mardiono, K.H. UU Ruzhanul Ulum selaku Pelaksana Tugas (Plt.) DPW PPP Jawa Barat, Plt. Sekertaris DPW PPP Jawa Barat H. Cecep Supriyanto, Anggota DPRD Jawabarat Fraksi Partai NasDem Hj. Sri Wahyuni Herman, Anggota DPRD Provinsi Jawabarat Fraksi Partai Golkar Hilal Hilmawan.


Pena  
 By.
Aji AP
Editor
By.
Aji AP
Foto/Video
By.
Aji AP

4.2.26 ,



Jurnalpelita - INDRAMAYU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Indramayu resmi memulai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani. Pada Rabu (04/02), seluruh jajaran Lapas Indramayu melaksanakan Apel Penandatanganan Pakta Integritas dan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas (ZI) Tahun 2026 di Lapangan Upacara Lapas Indramayu.

Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni atau pemenuhan dokumen administratif semata. Beliau menekankan bahwa predikat WBK dan WBBM yang merupakan cerminan dari komitmen dalam menghadirkan birokrasi yang bersih dan transparan bagi publik.

"Zona Integritas adalah komitmen kolektif yang menuntut perubahan nyata pada pola pikir dan budaya kerja kita. Tujuan akhirnya bukan sekadar predikat, melainkan bagaimana kita mampu memberikan pelayanan publik yang bersih, cepat, dan berorientasi sepenuhnya pada kepuasan masyarakat," ujar Berthoni dalam amanatnya

Dalam momen tersebut, Kalapas juga memberikan instruksi tegas kepada seluruh pegawai untuk tidak menoleransi segala bentuk pelanggaran integritas. Beberapa poin utama yang ditekankan untuk dijalankan oleh jajaran Lapas Indramayu meliputi:
*Pernyataan Sikap*: Menjalankan tugas secara jujur, profesional, dan transparan sebagai tanggung jawab moral aparatur negara.
*Aksi Nyata*: Menolak segala bentuk korupsi, pungutan liar, dan gratifikasi dalam memberikan pelayanan.

*Sinergi Pengawasan*: Setiap pegawai harus berani berkata tidak pada penyimpangan dan saling mengingatkan dalam koridor aturan.
*Fungsi Humanis*: Menghadirkan lingkungan lapas yang aman dan tertib sekaligus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat maupun warga binaan.

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh Kepala Lapas bersama jajaran Pejabat Eselon 4 dan 5, yang kemudian diikuti oleh seluruh pegawai, CPNS. Hal ini menandakan bahwa semangat untuk meningkatkan kualitas pelayanan melalui pembangunan Zona Integritas merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab pimpinan.

Melalui komitmen ini, Lapas Indramayu mengajak seluruh pegawainya untuk bersatu dan bergerak menjaga integritas guna mewujudkan satuan kerja yang terpercaya dan memberikan pelayanan prima bagi masyarakat.


Pena  
 By.
Redaksi
Editor
By.
Redaksi
Foto/Video
By.
Redaksi

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget